Cara Menghitung Weton Pasangan – Panduan Lengkap Pemula
Banyak pasangan ingin memahami kecocokan hubungan mereka menurut tradisi Jawa. Karena rasa penasaran itu cukup besar, mereka mulai mencari cara menghitung weton pasangan. Selain itu, perhitungan weton sering memberi gambaran awal tentang karakter, dinamika, dan arah hubungan. Oleh karena itu, panduan ini hadir untuk membantu kamu memahami langkah-langkahnya secara sederhana.
Artikel ini menyajikan panduan lengkap untuk pemula yang belum memahami primbon Jawa. Selain memberi teori, panduan ini menyediakan metode cepat untuk menghitung weton tanpa menghafal tabel. Dengan demikian, kamu bisa langsung mempraktikkan perhitungannya dan membaca hasilnya secara lebih jelas.
Apa Itu Weton dalam Tradisi Jawa?
Dalam budaya Jawa, weton adalah gabungan dari hari dan pasaran. Keduanya memiliki nilai angka yang orang sebut sebagai neptu. Kemudian, nilai neptu itu dijumlahkan untuk menentukan karakter dasar seseorang. Selanjutnya, neptu kedua orang dijumlahkan lagi untuk menentukan kecocokan hubungan.
Langkah-Langkah Menghitung Weton Pasangan
Kamu bisa mengikuti beberapa langkah sederhana di bawah ini. Setiap langkah memiliki peran penting agar hasil akhirnya semakin akurat. Selain itu, metode ini cocok untuk pemula karena strukturnya mudah dipahami.
1. Tentukan Hari Kelahiran
Pertama, kamu perlu mengetahui hari kelahiran masing-masing. Setiap hari seperti Senin, Rabu, atau Jumat memiliki nilai neptu yang berbeda. Selain itu, mengetahui hari lahir adalah dasar awal untuk langkah berikutnya.
2. Ketahui Pasaran Kelahiran
Selanjutnya, kenali pasarannya. Pasaran Jawa terdiri dari:
- Legi
- Pahing
- Pon
- Wage
- Kliwon
Masing-masing pasaran memiliki nilai khusus. Oleh karena itu, pasaran menjadi komponen kedua yang harus kamu catat.
3. Jumlahkan Neptu Hari dan Pasaran
Berikut contoh nilai neptu yang sering digunakan:
| Hari | Neptu | Pasaran | Neptu |
|---|---|---|---|
| Minggu | 5 | Legi | 5 |
| Senin | 4 | Pahing | 9 |
| Rabu | 7 | Pon | 7 |
| Jumat | 6 | Wage | 4 |
| Kamis | 8 | Kliwon | 8 |
Kemudian, kamu cukup menjumlahkan nilai hari dan pasarannya. Misalnya, seseorang lahir Kamis Kliwon, maka neptunya adalah: 8 (hari) + 8 (pasaran) = 16.
4. Hitung Total Neptu Pasangan
Selanjutnya, jumlahkan kedua neptu pasangan. Setelah total muncul, kamu bisa mencocokkannya dengan kategori jodoh menurut primbon Jawa. Sebagai contoh:
Pasangan A: 12
Pasangan B: 16
Total: 28
Arti Total Neptu dalam Kecocokan Weton
Total neptu tidak berdiri sendiri. Ia masuk ke dalam kategori tertentu yang masing-masing punya arti khusus. Berikut beberapa kategori umum yang sering muncul:
- Pegat – hubungan penuh ujian, namun bisa stabil dengan usaha bersama.
- Ratu – sangat cocok dan harmonis.
- Jodoh – stabil dan saling mendukung.
- Topo – penuh ujian di awal, tetapi membaik berikutnya.
- Tinari – dipenuhi keberuntungan dan kebahagiaan.
- Padu – rawan perselisihan kecil, tetapi bisa diatasi.
- Sujanan – rentan salah paham jika komunikasi kurang.
- Pesthi – hubungan damai dan langgeng.
Apakah Harus Mengikuti Hasil Weton?
Meskipun weton memberi gambaran menarik, kamu tetap perlu melihat hubungan secara nyata. Banyak pasangan sukses meski hasil wetonnya kurang baik. Sebaliknya, kategori “bagus” tetap membutuhkan komitmen untuk bisa bertahan.
Oleh karena itu, gunakan weton sebagai alat refleksi. Dengan begitu, kamu tetap bisa menjaga hubungan secara dewasa dan penuh kesadaran.

