Kalkulator Hari Naas / Sial (Taliwangke)

Masukkan weton Anda (hari + pasaran). Sistem akan menghitung kategori naas / taliwangke berdasarkan neptu weton dan rumus primbon Jawa.

Taliwangke merupakan salah satu metode perhitungan tradisional Jawa. Namun, banyak orang belum memahami bagaimana cara kerjanya. Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai konsep, perhitungan, serta maknanya. Selain itu, Anda juga akan menemukan contoh-contoh agar proses memahami sistem ini menjadi jauh lebih mudah.

Apa Itu Taliwangke?

Taliwangke adalah perhitungan yang menggabungkan nilai neptu dari hari dan pasaran. Setelah digabung, hasilnya digunakan untuk menentukan kategori energi sebuah hari. Kemudian, kategori tersebut dipercaya memiliki pengaruh tertentu terhadap berbagai kegiatan. Meskipun demikian, penting dipahami bahwa Taliwangke bersifat budaya dan tidak dimaksudkan sebagai acuan mutlak.

Nilai Neptu Hari dan Pasaran

Untuk dapat menghitung Taliwangke secara benar, Anda perlu mengetahui nilai dasar neptu. Selain itu, tabel di bawah ini membantu memudahkan prosesnya:

  • Neptu Hari: Minggu = 5, Senin = 4, Selasa = 3, Rabu = 7, Kamis = 8, Jumat = 6, Sabtu = 9.
  • Neptu Pasaran: Legi = 5, Pahing = 9, Pon = 7, Wage = 4, Kliwon = 8.

Cara Menghitung Taliwangke

Proses perhitungan Taliwangke sangat sederhana. Meskipun demikian, setiap langkah perlu dilakukan secara tepat agar hasil akhirnya sesuai. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pertama, pilih hari lahir Anda lalu catat nilai neptunya.
  2. Selanjutnya, pilih pasaran lahir lalu catat neptunya.
  3. Kemudian, jumlahkan keduanya menjadi total neptu.
  4. Setelah itu, hitung sisa pembagian 5 atau modulus (total neptu % 5).
  5. Terakhir, cocokkan hasilnya dengan kategori Taliwangke berikut.

Kategori Taliwangke Berdasarkan Sisa Neptu

Setelah proses perhitungan selesai, Anda akan mendapatkan sisa angka antara 0 hingga 4. Selanjutnya, setiap angka memiliki makna unik:

  • Sisa 1 – Pati (Sangat Naas)
    Biasanya dikaitkan dengan energi berat. Oleh sebab itu, hari ini dianggap kurang baik untuk memulai urusan besar.
  • Sisa 2 – Lara (Kurang Baik)
    Di sisi lain, kategori ini lebih ringan dari Pati tetapi tetap membutuhkan kehati-hatian, terutama terkait kesehatan.
  • Sisa 3 – Dunya (Netral / Cukup Baik)
    Cocok untuk aktivitas biasa. Namun, kurang direkomendasikan untuk acara penting.
  • Sisa 4 – Lungguh (Baik)
    Biasanya membawa energi positif, sehingga mendukung pekerjaan dan peningkatan kedudukan.
  • Sisa 0 – Sri (Sangat Baik)
    Kategori terbaik. Oleh karena itu, hari Sri dianggap sangat cocok untuk memulai usaha atau perjalanan.

Contoh Perhitungan Taliwangke

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh lengkap:

  • Selasa + Pon: 3 + 7 = 10 → 10 % 5 = 0 → Sri (Sangat Baik).
    Selain itu, hari ini sering dianggap membawa keberkahan.
  • Minggu + Pahing: 5 + 9 = 14 → 14 % 5 = 4 → Lungguh (Baik).
    Kemudian, kategori ini juga baik untuk pekerjaan penting.
  • Rabu + Wage: 7 + 4 = 11 → 11 % 5 = 1 → Pati (Sangat Naas).
    Oleh karena itu, sebaiknya tidak melakukan keputusan besar pada hari ini.

Interpretasi dan Etika Penggunaan

Meskipun Taliwangke dipercaya sebagian masyarakat Jawa sebagai panduan memilih waktu, Anda tetap perlu menggunakannya secara bijak. Selain itu, jangan jadikan hasil perhitungan ini sebagai satu-satunya dasar keputusan penting. Sebaliknya, gunakan sebagai refleksi budaya dan pelajaran kearifan lokal.

Catatan: Taliwangke bersifat tradisional dan budaya. Oleh karena itu, hasilnya tidak bisa dianggap sebagai prediksi ilmiah. Gunakan seperlunya dan tetap seimbangkan dengan pertimbangan logis.


Copyright © 2025 NgeTools.id | All Rights Reserved

Scroll to Top