Cek Weton Sebelum Menikah – Lihat Kecocokan Weton Kalian
Menikah adalah keputusan besar. Karena itu, banyak pasangan ingin memastikan bahwa hubungan mereka benar-benar kuat sebelum melangkah ke pelaminan. Dalam budaya Jawa, salah satu cara untuk melihat kecocokan hubungan adalah dengan cek weton sebelum menikah. Tradisi ini masih sering dilakukan karena dianggap mampu memberikan gambaran mendalam mengenai karakter, dinamika, dan potensi perjalanan rumah tangga.
Meskipun weton bukan satu-satunya penentu kebahagiaan, tradisi ini membantu pasangan memahami pola hubungan mereka dengan lebih jelas. Selain itu, hasil perhitungan weton biasanya menyajikan pesan moral yang bisa dipakai sebagai bahan refleksi bersama. Oleh karena itu, tidak heran jika semakin banyak orang yang memilih mengecek weton pasangan sebelum menikah.
Mengapa Weton Penting untuk Calon Pasangan?
Weton bukan sekadar angka. Dalam tradisi Jawa, weton mencerminkan energi kelahiran seseorang yang dipercaya memengaruhi karakter dan jalan hidup. Oleh karena itu, ketika dua orang ingin menikah, menghitung weton dapat membantu membaca kecenderungan hubungan mereka ke depan.
Selain itu, perhitungan weton memberi gambaran apakah hubungan cenderung harmonis, stabil, penuh tantangan, atau membutuhkan usaha ekstra. Dengan demikian, calon pasangan bisa lebih siap menghadapi kehidupan rumah tangga.
Cara Cek Weton Sebelum Menikah
Untuk mengetahui kecocokan sebelum menikah, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut. Prosesnya cukup mudah, dan kamu bisa melakukannya secara manual atau otomatis.
1. Ketahui Hari dan Pasaran Kelahiran
Setiap orang memiliki kombinasi hari dan pasaran yang membentuk weton. Misalnya: Selasa Pon, Jumat Legi, atau Minggu Kliwon. Kombinasi ini menjadi dasar perhitungan selanjutnya.
2. Hitung Neptu Masing-Masing
Berikut nilai neptu hari dan pasaran sebagai acuan:
| Hari | Neptu | Pasaran | Neptu |
|---|---|---|---|
| Minggu | 5 | Legi | 5 |
| Senin | 4 | Pahing | 9 |
| Selasa | 3 | Pon | 7 |
| Rabu | 7 | Wage | 4 |
| Kamis | 8 | Kliwon | 8 |
| Jumat | 6 | ||
| Sabtu | 9 |
Setelah nilai hari dan pasaran diketahui, kamu tinggal menjumlahkannya. Misalnya: Jumat Legi → 6 + 5 = 11.
3. Jumlahkan Neptu Pasangan
Selanjutnya, jumlahkan neptu kamu dan pasangan. Total inilah yang menentukan kategori hubungan kalian.
Contoh:
Pasangan A: 11
Pasangan B: 17
Total: 28
Kategori Weton Menjelang Pernikahan
Setelah mendapatkan total neptu, langkah berikutnya adalah mencocokkannya dengan kategori weton. Setiap kategori memberikan gambaran hubungan yang berbeda. Berikut beberapa kategori umum:
- Pegat – hubungan kuat tapi penuh tantangan besar.
- Ratu – selaras, dihormati, dan sering menjadi panutan.
- Jodoh – stabil, cocok, dan saling melengkapi.
- Topo – banyak ujian awal, bahagia kemudian.
- Tinari – membawa keberuntungan dan rezeki lancar.
- Padu – rawan cekcok kecil, tapi bisa diatasi.
- Sujanan – rentan salah paham jika komunikasi buruk.
- Pesthi – damai, harmonis, dan cenderung langgeng.
Haruskah Mengikuti Hasil Weton?
Banyak pasangan bertanya apakah hasil weton harus diikuti sepenuhnya. Jawabannya adalah tidak. Meskipun demikian, weton tetap bisa memberikan sudut pandang yang bermanfaat. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakannya sebagai bahan refleksi bersama pasangan.
Hubungan yang sehat tidak hanya ditentukan oleh angka weton. Komunikasi yang baik, sikap saling mendukung, dan kesetiaan jauh lebih penting dalam membangun pernikahan yang bahagia.

