Perkiraan Hari Lahir / Due Date Calculator
Apa Itu Kalkulator Hari Perkiraan Kelahiran (HPL)?
Kalkulator Hari Perkiraan Lahir (HPL) adalah alat yang digunakan untuk memperkirakan tanggal kelahiran bayi berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT) dan panjang siklus menstruasi ibu.
Kalkulator HPL membantu memperkirakan tanggal lahir bayi secara otomatis.
Dengan memasukkan hari pertama haid terakhir (HPHT) dan lama siklus menstruasi, sistem akan menghitung perkiraan tanggal persalinan berdasarkan rumus Naegele, yaitu:
HPL = (Tanggal HPHT + 7 hari) + 9 bulan
Contohnya, jika HPHT kamu adalah 1 Januari 2025, maka perkiraan tanggal lahir bayi adalah 8 Oktober 2025 (dengan siklus 28 hari).
Bagaimana Menggunakan Kalkulator Hari Perkiraan Kelahiran?
Kalkulator HPL sangat mudah digunakan, bahkan untuk calon ibu baru sekalipun.Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Masukkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)
Pilih tanggal pertama haid terakhir kamu menggunakan ikon kalender.
Tanggal ini menjadi dasar perhitungan usia kehamilan dan perkiraan kelahiran.
2. Pilih Lama Periode Siklus Menstruasi
Umumnya 28 hari, tapi jika siklus kamu lebih pendek atau panjang, pilih sesuai kebiasaan.
(Contoh: 26 hari, 30 hari, dst.)
3. Klik Tombol “Hitung Perkiraan Lahir”
Setelah kamu mengisi data, hasilnya akan muncul secara otomatis.
4. Gunakan Tombol “Ubah Informasi” atau “Share” (Opsional)
“Ubah Informasi” untuk mengganti data HPHT atau siklus dan “Share” untuk membagikan hasil perkiraan ke teman, keluarga, atau pasangan.
Dapatkah Saya Merencanakan Hari Perkiraan Lahir?
Hari Perkiraan Lahir (HPL) ditentukan oleh waktu terjadinya ovulasi dan pembuahan, yang sering kali tidak dapat diprediksi secara pasti.
Namun, kamu tetap dapat merencanakan periode kehamilan untuk memperkirakan kapan kemungkinan besar bayi akan lahir.
1. Mengetahui waktu subur
Dengan melacak masa ovulasi menggunakan aplikasi atau tes ovulasi, kamu dapat mengetahui kapan peluang terbesar untuk hamil terjadi. Biasanya, ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid berikutnya pada siklus 28 hari.
Contoh: Jika siklus kamu 28 hari dan haid terakhir dimulai 1 Januari, maka masa subur sekitar 12–16 Januari.
Jika pembuahan terjadi di rentang itu, HPL akan jatuh sekitar 8 Oktober.
2. Gunakan Kalkulator HPL sebagai panduan
Setelah mengetahui kapan kamu ingin hamil, gunakan kalkulator HPL online untuk memperkirakan kapan bayi akan lahir.
Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan rencana seperti:
- Kapan ingin cuti melahirkan
- Waktu terbaik untuk konsultasi ke dokter
- Persiapan perlengkapan bayi
3. Konsultasi dengan Dokter Kandungan
Jika kamu memiliki rencana tertentu (misalnya ingin melahirkan pada bulan tertentu), dokter kandungan dapat membantu memberikan saran medis berdasarkan kondisi tubuh, siklus haid, dan riwayat kesehatanmu.
Namun, tetap perlu diingat bahwa waktu persalinan alami tidak bisa ditentukan secara pasti.
⚠️ Catatan Penting:
Hanya sekitar 5% ibu yang melahirkan tepat di tanggal HPL-nya.
Bayi bisa lahir antara minggu ke-37 hingga ke-42, dan tetap dianggap normal.
Perencanaan hanya membantu memperkirakan — bukan memastikan.
Bisakah Hari Perkiraan Lahir Saya Berubah?
Ya, Hari Perkiraan Lahir (HPL) bisa berubah tergantung pada hasil pemeriksaan medis dan perkembangan janin.
Meskipun kalkulator HPL memberikan perkiraan berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT), dokter kandungan bisa menyesuaikan tanggal tersebut setelah melakukan USG (Ultrasonografi).
Perubahan HPL adalah hal yang normal dan sering terjadi. Dokter kandungan akan menyesuaikannya berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru agar pemantauan kehamilan tetap akurat.
Jadi, jangan khawatir jika tanggal perkiraan lahir kamu berubah — yang penting adalah janin tumbuh sehat dan sesuai tahapnya.









